Wagyu: Sejarah, Karakteristik, dan Keistimewaan Daging Ini!

Meatguy Steakhouse by   Leo Bisma chef August 03, 2023

Daging Wagyu selalu menjadi pembicaraan di kalangan pecinta kuliner. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai sejarah, karakteristik, dan keistimewaan dari daging Wagyu yang membuatnya begitu dicari dan dihargai.

Wagyu: Sejarah, Karakteristik, dan Keistimewaan Daging Ini!

Di tengah keanekaragaman daging sapi yang ada di pasaran, daging wagyu muncul sebagai salah satu daging yang paling mewah dan dicari. Dengan teksturnya yang lembut dan marbling alami yang memikat, tak heran jika daging ini menjadi pilihan utama bagi para pecinta kuliner.

Namun, tak banyak yang mengetahui sejarah dan latar belakang dari daging wagyu ini. Di Meatguy Steakhouse, kami percaya bahwa setiap potong daging wagyu bercerita tentang tradisi, dedikasi, dan komitmen untuk mencapai kesempurnaan. 

Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang daging wagyu, dari asal-usulnya hingga alasan di balik namanya.

Daging Wagyu

Daging wagyu, yang secara harfiah berarti "sapi Jepang," berasal dari Negeri Matahari Terbit. Sejarahnya bisa ditelusuri kembali ke ribuan tahun yang lalu, saat peternakan sapi mulai diperkenalkan di Jepang. 

Sejarah Wagyu

Daging Wagyu dari Hewan Apa? Daging wagyu adalah pengembangan dari jenis sapi lokal Jepang dengan ternak sapi berkualitas tinggi. Awalnya, sapi ini dijadikan sebagai hewan pekerja yang membantu pekerjaan pertanian, bukan untuk konsumsi. 

Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan adanya isolasi geografis serta praktik pemuliaan yang ketat, munculah jenis sapi dengan karakteristik daging yang khas, yaitu wagyu. 

Daging ini lantas berevolusi menjadi salah satu daging premium yang dihargai di seluruh dunia, terkenal dengan kualitasnya yang istimewa.

Kenapa Disebut Daging Wagyu?

Kata "Wagyu" berasal dari dua kata dalam bahasa Jepang, yaitu "Wa" yang berarti Jepang dan "Gyu" yang berarti sapi. Jadi, Wagyu secara harfiah dapat diartikan sebagai "sapi Jepang." 

Nama ini merujuk pada beberapa jenis sapi asli Jepang, termasuk beberapa yang telah menjadi legendaris, seperti sapi Kobe, Matsusaka, dan Hida. Nama ini tidak hanya mencerminkan asal-usul geografis sapi tersebut, tetapi juga kualitas, tradisi, dan warisan budaya yang mereka bawa.

Baca juga: Mengenal Tingkat Kematangan Steak dan Cara Memasaknya!

Daging Wagyu Itu Daging Sapi Bagian Apa?

Ketika berbicara tentang "Wagyu", kita tidak merujuk pada bagian tertentu dari daging sapi. Sebaliknya, Wagyu adalah istilah yang mengacu pada seluruh daging dari jenis sapi khusus yang berasal dari Jepang. 

Wagyu bisa berasal dari berbagai bagian sapi, termasuk sirloin, tenderloin, dan ribeye. Yang membedakan Wagyu dengan daging sapi lainnya adalah kualitas dan karakteristik dagingnya, bukan lokasi potongan daging tersebut di tubuh sapi.

Apa Bedanya Daging Wagyu dengan Daging Biasa?

Daging Wagyu memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari daging sapi biasa:

Tekstur

Daging Wagyu dikenal dengan teksturnya yang sangat lembut. Hal ini dikarenakan serat dagingnya yang halus dan distribusi lemak yang merata.

Marbling

Salah satu karakteristik paling menonjol dari daging Wagyu adalah marbling-nya, yaitu pita-pita lemak yang tersebar di seluruh daging. Marbling ini memberikan rasa yang kaya dan tekstur yang lembut saat dimasak.

Rasa

Daging Wagyu memiliki rasa yang khas dan mendalam, dengan kekayaan rasa yang berasal dari lemak intramuskularnya. Lemak ini memberikan rasa manis dan gurih yang khas.

Nutrisi

Kandungan gizi wagyu kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6, serta memiliki kandungan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan daging sapi lainnya.

Tingkatan dan Jenis Daging Wagyu:

Dalam menilai daging Wagyu, ada beberapa tingkatan dan jenis yang perlu dikenali:

Wagyu A5

Ini adalah tingkatan tertinggi dalam kualitas Wagyu, menandakan daging dengan marbling paling banyak dan tekstur paling lembut.

Wagyu A4

Meskipun satu tingkat di bawah A5, A4 tetap menawarkan kualitas yang luar biasa dengan marbling yang sangat baik.

Jenis Wagyu

Ada beberapa jenis sapi Wagyu yang terkenal, seperti Kobe, Hokkaido, Matsusaka, dan Hida. Setiap jenis memiliki karakteristik tersendiri, tetapi semua menawarkan kualitas daging yang istimewa.

Ketika Anda menikmati daging Wagyu, Anda bukan hanya menikmati daging, tetapi juga tradisi, dedikasi, dan sejarah panjang dari peternakan sapi di Jepang yang berfokus pada kualitas tertinggi.

Wagyu Meltique

Wagyu Meltique adalah produk inovatif yang merupakan kombinasi antara kualitas premium daging Wagyu dengan teknologi pemrosesan modern. 

Daging ini diproses dengan cara khusus untuk menambahkan marbling buatan ke dalam daging, memberikannya tekstur dan rasa yang mirip dengan Wagyu asli namun dengan harga yang lebih terjangkau. 

Proses ini menggabungkan daging sapi pilihan dengan lemak khusus untuk menciptakan marbling yang serupa dengan daging Wagyu alami.

Read more: 11 Bagian Daging Sapi dan Cara Terbaik Memasaknya!

Cara Memasak Wagyu

Daging Wagyu dikenal sebagai salah satu daging paling premium di dunia, dengan tekstur lembut dan marbling yang khas. Memasak daging ini memerlukan perhatian khusus agar Anda dapat menikmati rasa dan teksturnya yang maksimal. 

Berikut adalah langkah-langkah yang direkomendasikan untuk memasak daging Wagyu:

1. Persiapan Daging:

Keluarkan daging Wagyu dari lemari es dan biarkan mencapai suhu ruangan selama kurang lebih 30 menit sebelum memasak. Ini penting untuk memastikan daging matang secara merata.

Keringkan permukaan daging dengan tisu dapur untuk menghilangkan kelebihan cairan.

2. Pilih Alat Masak yang Tepat:

Gunakan penggorengan berbahan dasar tebal atau grill. Panaskan alat masak hingga sangat panas sebelum meletakkan daging.

3. Proses memasak:

Tambahkan sedikit garam dan merica hitam secukupnya pada permukaan daging.

Letakkan daging Wagyu di penggorengan atau grill. Karena Wagyu memiliki kandungan lemak yang tinggi, Anda tidak perlu menambahkan minyak atau mentega.

Masak daging selama 1-2 menit untuk setiap sisinya, tergantung pada ketebalan daging dan tingkat kematangan yang diinginkan.

4. Perhatikan Marbling:

Lemak Wagyu akan mulai meleleh saat dimasak, memberikan rasa yang kaya dan tekstur yang lembut pada daging. Pastikan untuk tidak memasak terlalu lama, agar daging tetap juicy.

5. Resting atau Istirahatkan Daging:

Setelah selesai memasak, angkat daging dari penggorengan atau grill dan biarkan istirahat atau resting selama 5-10 menit. Ini akan membantu daging menyerap kembali kandungan rasa atau juice, yang membuatnya lebih lembut saat dipotong.

6. Sajikan:

Potong daging Wagyu melawan seratnya untuk mendapatkan tekstur terbaik. Sajikan dengan sayuran rebus atau salad segar untuk menyeimbangkan rasa.

Dengan memperhatikan setiap detail dalam proses memasak, daging Wagyu Anda akan matang sempurna, menjadikannya sajian yang tak terlupakan. Nikmati pengalaman kuliner yang luar biasa bersama Meatguy Steakhouse, tempat di mana kualitas daging Wagyu selalu diutamakan.

Anda menginginkan pengalaman makan Wagyu terbaik di dunia? Kunjungi Meatguy Steakhouse. Rasakan keistimewaan daging Wagyu Hokkaido Snow, yang tumbuh di cuaca dingin ekstrem Hokkaido dengan pola marbling yang menyerupai kristal salju.

Dibesarkan dengan pakan ternak terbaik dan biji-bijian pilihan, rasa daging ini menawarkan sensasi yang kaya namun tetap clean. Keunikan perbedaan suhu di Hokkaido menghadirkan daging dengan tekstur sempurna dan titik leleh lemak yang memberikan sensasi lumer di mulut.

Nikmati pengalaman yang mengesankan dengan mengunjungi Meatguy Steakhouse. Rasakan perbedaan, nikmati setiap gigitan, dan bagikan pengalaman Anda bersama kami. 

Copyrights ⓒ 2024 Meatguy Steakhouse | PT. Daging Grup Jakarta